Friday, July 29, 2011

5 Menit Instalasi Redmine diatas Windows XP

Redmine merupakan aplikasi project management dan issue tracker / bug tracker berbasis web. Jika kamu pemakai atau aktivis software open source pasti pernah mendengar tentang Bugzilla bukan ? redmine kurang lebih seperti itu. Berawal dari inisiatif di kantor untuk merencanakan penggunaan bugtracker system dalam sebuah project, aku diminta untuk mereview BugZilla sebagai salah satu kandidat yang akan digunakan.
Setelah aku coba, BugZilla menurutku terlalu ribet baik dari segi flow aplikasi dan tampilan (at least for the default installation, you can add plugins for BugZilla also here). So i found thisRedmine, dari tampilan cukup bersih, alur untuk meregister bug pun cukup straight forward dan tersedia Gantt Chart by default.
Redmine Gantt Chart
Redmine dibangun menggunakan RoR yang dimana aku belum ada pengalaman sebelumnya, jadi here it is step by step how i manage to set this Redmine up and running on my Windows laptop. Sebagai awalan, tidak ada salahnya membaca sekilas :
Tutorial ini menggunakan Redmine versi 1.1 dan berjalan baik diatas Ruby 1.8. Penting diketahui bahwa Redmine 1.1 TIDAK berjalan di atas Ruby 1.9, make sure you download the correct ruby version and it will save you few minutes of confusion (that goes to me haha). Also pay attention on the version of each gem, check the gem version compability with current redmine version here.
Selain itu Redmine juga memerlukan DB server, disini aku menggunakan MySQL bawaan dariXAMPP. Bandwith dan koneksi yang cukup diperlukan untuk melakukan proses instalasi Ruby Gem dari repository, so make sure you have it also.  Ready? Start your timer, 5 minutes starts now! :D .

  1. Langkah pertama tentu saja melakukan instalasi Ruby runtime, download installer diRubyInstaller. Sekali lagi, make sure you download ruby 1.8. Klik installer, accept agreement dan jangan lupa untuk memasukkan ruby kedalam env variable PATH windows sehingga command line ruby bisa dijalankan secara global. Ini akan dilakukan otomatis jika mencentang opsi tersebut didalam proses instalasi

    Centang kedua opsi diatas
  2. Buka command line windows / cmd,  ketikkan : ruby -v untuk mengetahui apakah ruby sudah terinstall dengan benar (versi ruby akan diprint di layar cmd).
  3. Install Rails versi 2.3.5, ketik di CMD:
    gem install rails -v=2.3.5
  4. Install MySQL gem,
    gem install mysql
  5. Install i18n gem,
    gem install i18n -v=0.4.2
  6. Install Rack gem,
    gem install rack
  7. Download library tambahan MySQL di RubyForge (libmysql.dll) dan tempatkan di folderbin, didalam direktori instalasi ruby.
  8. Install ruby webserver a.k.a Mongrel,
    gem install mongrel
  9. Download Redmine 1.1 di RubyForge, buat direktori App di dalam Ruby home directory dan extract ditempat tersebut.
  10. Edit file konfigurasi database database.yml (rename database.yml.example ) yang berada di dalam folder config didalam aplikasi redmine. Sesuaikan dengan database MySQL yang akan dipakai, you know how to create database on MySQL right ? :D .
  11. Buat session store secret,
    rake generate_session_store
  12. Buat struktur database untuk redmine yang akan digunakan,
    rake db:migrate RAILS_ENV=production
  13. Masukkan data konfigurasi awal dari redmine,
    rake redmine:load_default_data RAILS_ENV=production
  14. Kickstart mongrel webserver. Perhatikan trace log dari perintah ini, jika semua berjalan lancar akan ada info bahwa mongrel relah berjalan di port default (3000). Untuk mematikan service mongrel, cukup tutup cmd atau tekan ctrl+C.
    mongrel_service start -e production
  15. Buka URL localhost:3000 di browser, dengan izin Tuhan YME esa Redmine login page akan muncul. Login admin default bisa diakses dengan username : admin dan password:admin.
Sedikit tricky kelihatannya, terutama untuk yang belum terbiasa dengan RoR command (me included). Redmine sudah berjalan, dan sekarang waktunya untuk mengevaluasi software ini. Demikian yang bisa saya bagi di tutorial singkat 5 menit instalasi redmine di XP, see you in my next post dan terima kasih.
Lebih lanjut :

2 comments:

Picastana said...

bro, sebelum aku mencoba, mo nanya..
kalau xammp kan udah ada mysqlnya, yg dimanfaatkan itu mysql yg mana? kok nginstall mysql lagi y di ruby nya?

feldy said...

Xammp itu khan web server jadi bisa pake default mysql dari wammpnya bro tergantung mau pake apache versi berapa??

Post a Comment

AYO DUKUNG DAERAH MU

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes